
Sebagai salah satu komunitas literasi di Kabupaten Lebak, kami memandang data Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tahun 2025 sebagai sebuah refleksi penting sekaligus pengingat bahwa perjuangan membangun budaya literasi masih membutuhkan kerja keras bersama. Berdasarkan data BPS Provinsi Banten, IPLM Kabupaten Lebak berada pada angka 0,6000, dengan dimensi kepatuhan 0,1760 dan dimensi kinerja 0,2300, yang menunjukkan bahwa pembangunan literasi di Kabupaten Lebak masih perlu perhatian dan penguatan yang lebih serius. (Badan Pusat Statistik Provinsi Banten)
Angka ini tentu bukan sekadar statistik. Di baliknya, ada gambaran tentang bagaimana akses masyarakat terhadap perpustakaan, ketersediaan bahan bacaan, kualitas layanan literasi, serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan membaca dan belajar sepanjang hayat. Kabupaten Lebak memiliki potensi besar: kekayaan budaya, semangat gotong royong, dan banyak komunitas yang mulai tumbuh peduli terhadap pendidikan. Namun potensi ini harus diubah menjadi gerakan nyata yang terstruktur dan berkelanjutan.
Sebagai komunitas literasi, kami percaya bahwa meningkatkan IPLM bukan hanya tugas pemerintah atau perpustakaan daerah, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua—guru, orang tua, komunitas, pemuda, perangkat desa, hingga pelaku usaha. Literasi harus hadir di rumah, di sekolah, di ruang publik, bahkan di sudut-sudut kampung. Membaca tidak boleh lagi dianggap aktivitas tambahan, tetapi harus menjadi kebutuhan dan kebiasaan.
Kita perlu aktivasi taman baca masyarakat, menghidupkan perpustakaan desa, mengadakan kegiatan membaca bersama, pelatihan menulis, diskusi buku, hingga literasi digital agar masyarakat Lebak semakin siap menghadapi tantangan zaman. Dukungan pemerintah daerah juga sangat penting, terutama dalam penyediaan fasilitas, koleksi bacaan yang relevan, serta pembinaan komunitas literasi secara berkelanjutan.
Mari kita jadikan data IPLM ini sebagai pemacu semangat, bukan alasan untuk pesimis. Jika daerah lain mampu meningkatkan indeks literasinya secara signifikan, Kabupaten Lebak pun pasti bisa. Dengan kolaborasi, kepedulian, dan langkah kecil yang dilakukan bersama-sama, kita dapat membangun masyarakat Lebak yang rukun, unggul, hegar, aman, dan yakin masa depan cerah.
Mari bergerak bersama meningkatkan IPLM Kabupaten Lebak. Karena literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi tentang membuka masa depan.
Penulis: Suhenda


0 Komentar