Kabar baik bagi para orang tua. Pemerintah Indonesia saat ini terus mendorong implementasi Wajib Belajar 13 Tahun, yang dimulai dari 1 tahun pendidikan prasekolah (PAUD) sebelum anak memasuki Sekolah Dasar (SD). Kebijakan ini hadir bukan untuk menambah beban orang tua, melainkan untuk memastikan setiap anak memiliki kesiapan belajar yang lebih baik sejak usia dini.
Melalui
program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, setiap anak usia 5–6 tahun didorong
untuk mengikuti layanan PAUD yang bermutu sebelum memasuki jenjang SD. Langkah
ini menjadi bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia
menuju Generasi Emas 2045.
Berbagai penelitian dan pengalaman pendidikan menunjukkan bahwa anak yang mengikuti pendidikan prasekolah cenderung lebih siap dalam aspek literasi, numerasi, kemampuan sosial, pengendalian emosi, serta adaptasi terhadap lingkungan sekolah. Karena itu, pemerintah menjadikan satu tahun prasekolah sebagai fondasi awal dalam sistem pendidikan nasional.
Direktorat
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah meningkatkan kesiapan belajar
anak sebelum masuk SD, memperkuat fondasi karakter, serta mengurangi risiko
kesulitan belajar dan putus sekolah pada jenjang berikutnya.
Keberhasilan
program ini tidak hanya bergantung pada sekolah dan pemerintah. Orang tua
menjadi faktor utama dalam memastikan anak memperoleh pengalaman belajar yang
menyenangkan sejak dini.
Anak-anak yang mendapatkan stimulasi melalui kegiatan membaca buku, bermain edukatif, bercerita, menggambar, dan berinteraksi dengan teman sebaya akan memiliki kesiapan yang lebih baik saat memasuki pendidikan formal. Oleh karena itu, keluarga perlu menciptakan lingkungan belajar yang positif di rumah dan aktif mendukung keikutsertaan anak dalam layanan PAUD.
Sebagai komunitas
literasi masyarakat yang aktif melakukan pendampingan keluarga, TBM Insan
Mandiri turut mengambil peran dalam menyukseskan program Wajib Belajar 1 Tahun
Prasekolah. Sejak berdiri pada tahun 2019, TBM Insan Mandiri secara konsisten
mengembangkan berbagai program literasi keluarga dan pendidikan anak usia dini.
Melalui kegiatan membaca nyaring, permainan edukatif, serta pendampingan orang
tua, TBM membantu menyiapkan kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang
sekolah formal.
Tidak hanya
anak-anak, para orang tua binaan juga diberikan edukasi mengenai pentingnya
masa emas perkembangan anak, pola asuh positif, budaya membaca di rumah, serta
pentingnya mengikuti layanan PAUD sebelum masuk SD.
Ketua TBM
Insan Mandiri menyampaikan bahwa program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas generasi masa depan.
"Anak
yang terbiasa berinteraksi dengan buku, cerita, permainan edukatif, dan
lingkungan belajar yang menyenangkan akan lebih siap menghadapi dunia sekolah.
Karena itu kami berupaya mendampingi tidak hanya anak-anak, tetapi juga orang
tua agar memahami pentingnya pendidikan usia dini," ujarnya.
Ke depan, TBM Insan Mandiri berkomitmen memperkuat program literasi keluarga, memperluas akses bacaan anak, serta menjalin kolaborasi dengan satuan PAUD, pemerintah desa, dan berbagai pihak lainnya guna mendukung keberhasilan program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah.
Dengan
keterlibatan keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan, diharapkan tidak ada
lagi anak yang memasuki SD tanpa kesiapan yang memadai. Sebab, masa depan yang
gemilang dimulai dari langkah kecil: satu tahun belajar dan bermain yang
bermakna di pendidikan prasekolah.




0 Komentar